Hari-hari yang telah lalu, masa depan yang tak terlihat. Sesungguhnya sesuatu akan bisa dimengerti tanpa harus menyentuh. Tubuh yang penuh keringat dan hati yang tak kunjung terkendali. Sesungguhnya semua ini memabukkan aku dan membuat jiwa lepas terabaikan. Semangat yang surut serta nurani yang selalu terbohongi. Aku bersembunyi dari kenyataan dan keindahan yang semu ini memalingkan mukaku padanya. Dalam malam yang temaram dan pagi yang menjelang. Dalam kesendirian aku ingin kamu pergi. Karena aku sudah terlalu muak dengan rayuan mu. Tuhan, ijinkan aku kembali. Meraih mimpi dan imajinasi….