Jangan menangis perempuanku….
Jarak ini tidak memisahkan kita sepenuhnya, jarak hanya memisahkan desah…
Nafas ini, nafas kita, tetap satu….tetap padu….
Jangan bersedih perempuanku….
Ketika yang lain bersama cinta mereka, kamu tetap bersamaku, walau sekedar nafas yang menderu….sedang tubuh beku tak satu….
Jangan melihatku seperti ini perempuanku….
karena dadaku sakit ketika kamu nenitikkan air mata kangen itu di pipi, sedang aku bodohnya tak bersama kamu…..
Jangan pergi perempuanku…..
Tulang rusukku kutemukan ada padamu….