Ruang yang sudah terlanjur kosong itu mengingatkan cinta pada kasih yang lalu. Ruang maya itu nampaknya masih menyimpan sisa percintaan yang lalu. Kenangan samar-samar terlihat dan ingin lagi dirajut, melibatkan dua insan yang kasmaran. Senyum, tangis, marah, cemburu kembali membayang. Getar cinta meredam hati dalam nuansa penyesalan. Telaga cinta terisi lagi air kasih, penuh oleh nafsu dan angan lalu. Kasih kini jauh, dan hanya ingin seperti dulu. Sajak sudah dilantunkan untuk merayu, nyanyian hati sudah coba dilagukan dengan nada cinta dan nafas ingin memiliki. Namun kasih sudah terlanjur jauh, dan memang jauh. Kasih sudah hilang, mungkin karena sinar cinta yang lain, mungkin juga karena ketakutan akan mimpi buruk hari kemarin. Apa daya, cinta tak harus memiliki.