Kukabarkan apa yang ku alami selam 10 hari kita tak berkata-kata. Aku baik. Ini malam pertama aku berani berbicara lagi padamu. Setelah aku menghujatmu 10 hari kemarin. Bukan hujatan sebenarnya, tapi kasih sayang yang salah gramatikalnya. Salah kata, tapi bukan salah makna. Malam ini, pertama kali sejak kita diam dan berpaling pada yang lain. Aku sudah terlalu rindu. Ya, ternyata selalu ada yang kurang jika aku tak melihatmu. Kurang, kurang, kurang. Semoga malam pertama sejak 10 hari yang lalu kita terendam dalam ego pribadi akan jadi awal yang baik untuk tak lagi menjadi diri sendiri, tapi bersama. Karena bersamamu, aku menjadi lengkap. Walau selama ini, kau melengkapi bagian buruk hidupku. Tapi tak apalah, aku tetap butuh kamu.
malam pertama kita.