(gambar di ambil dari sini)

Dulu, Kartini muda memprotes penindasan wanita. Gender seharusnya tidak jadi dasar untuk menjadikan wanita hanya bisa ke rja di DAPUR, KASUR, SUMUR. Wanita harus dapat setidaknya sepadan dengan laki-laki dalam beberapa hal. Memang, wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, tetapi keadaan ini tidak berarti dalam hal bekerja, berkomunikasi dengan dunia luar, mendapat pendidikan yang layak, wanita disisihkan dan mendapat urutan kesekian setelah para lelaki.

Ya, perjuangan Kartini dapat kita (kaum wanita khususnya) rasakan saat ini. Semoga emansipasi tetap berjalan pada jalur yang benar.

SELAMAT HARI KARTINI.