Kang Janges, dulu, adalah seseorang yang tidak familiar dengan dunia chatting dengan YM. Terkendala karena tidak ada laptop dan uang saku yang terbatas untuk sekedar chatting di warnet. Saat beli laptop sebulan lalu, Kang Janges mulai mengumpulkan ID Yahoo dari para teman dan dosennya yang sudah terlebih dahulu kenal dan memanfaatkan layanan messeger ini, karena di kampus nya ada layanan wifi gratis sampai jam sebelas malam, dan Kang Janges mulai adaptasi dengan dunia chatting dan dunia maya lainnya. Dan kemarin, saat Kang Janges mulai berlangganan internet di kos nya, hasil patungan dengan lima teman kos, Kang Janges adalah YM-er yang selalu online dan available sampai jam tiga pagi.