Penginderaan jauh, dalam bahasa inggris di sebut remote sensing, tentu sudah bukan hal yang asing buat teman-teman yang kuliah di kluster geo, entah geodesi, geografi, geologi, dan geo geo yang lain. Yang sekarang sedang intens dikembangkan tentu nya terapan dari pengideraan jauh (applied remote sensing). Banyak nya data pengideraan jauh yang tersedia, terutama citra satelit resolusi tinggi, misalnya IKONOS dan QuickBird, yang memiliki resolusi spasial hingga 1 meter dan 0,6 meter tentu saja memudahkan pekerjaan terapan yang akan dilakukan.

Saya (iseng) mencari di Google terapan dari pengideraan jauh (applied remote sensing) yang sudah dilakukan, dan ternyata ada banyak :

1.
SATELIT MATA-MATA UNTUK LINGKUNGAN

2.
PENGGUNAAN HIGH TEMPORAL AND SPASIAL IMAGERY DALAM UPAYA PENCARIAN PESAWAT YANG HILANG

3.
PEMANFAATAN CITRA SATELIT RESOLUSI TINGI, DGPS, DAN SIG UNTUK MENDETEKSI KONDISI PENGGUNAAN LAHAN DI KOTA YOGYAKARTA

4.
Peran Data Penginderaan Jauh Untuk Pembaharuan Data Objek Pajak

5.
Ngintip perkembangan Porong dengan IKONOS

6.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI CITRA SATELIT DAN GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM) UNTUK MONITORING GNRHL

beberapa paper/ulasan di atas adalah (sangat) sedikit contoh dari ribuan terapan yang dapat dilakukan dengan data penginderaan jauh,entah itu citra satelit, citra foto, citra radar dan yang lainnya. Dapat dilihat juga ada banyak sekali tujuan yang bisa dilakukan, bisa untuk pengelolaan hutan, wilayah pesisir, untuk pajak, untuk mengetahui lumpur porong, untuk ini, untuk itu, pokoknya banyak banget.

ok, semoga me-refresh pikiran temen semua,

haha, semoga teman-teman yang ga kuliah di kluster geo ga bingung. Kalo pada penasaran dengan Pengideraan jauh (remote sensing) dan terapannya (applied remote sensing) silahkan tanya om Google…hahaha