Kang Janges sedang makan siang. Dihadapannya ada menu special yang tidak biasa jadi menu makan siangnya, udang goreng tepung, ada udang asam manis, dan banyak makanan lezat lainnya. Ya, siang ini tidak hanya makan siang nya saja yang special. Tetapi ada tempat dan waktu nya juga special. Bali, pulau yang katanya eksotis dan penuh seni ini sedang disambangi nya. Yang lebih special, Kang Janges sedang ikut seminar, bukan seminar biasa, karena yang hadir dan jadi pembicara adalah para ahli dan jagoan-jagoan ilmu yang sedang didalami Kang Janges.

Siang ini, mungkin makan siang yang paling gugup dalam hidupnya. Beberapa jam lagi, Kang Janges akan mempresentasikan makalah di depan peserta seminar. Banyak hal yang membuat Kang Janges menjadi tidak konsentrasi pada makan siangnya yang lezat itu, ini adalah kali pertama Kang Janges pergi jauh hanya untuk ikut seminar. Yang yang paling membikin hati dag dig dug adalah ini kali pertama Kang Janges akan menjadi presenter. Pertama kali dan bukan main-main, Kang Janges akan langsung presentasi di depan Guru-gurunya yang jelas punya ilmu dan kanuragan bebrapa tingkat di atas Kang Janges. Presentasi di depan pemerhati keilmuan yang jelas mengharuskan Kang Janges memahami betul apa yang yang akan dipresentasikannya.

Kang Janges tersemyum, melangkahkan kaki menjauh dari podium. Dia baru saja menyelesaikan tugasnya. Jadi presenter di negeri penuh seni, Bali.