Kang Janges sedang di warnet. Ya, di warnet. Jangan heran, walau Kang Janges langganan internet di kos nya, bukan berarti Kang Janges tidak ke warnet. Apalagi kalau alasannya karena koneksi internet di kos nya seringkali ngadat. Koneksinya lambat. Jadi terpaksa lah Kang Janges ke warnet, ya sekedar check email dan update blog nya.
Jam sepuluh malam. Ya masih “sore” kalau anak kos bilang. Kang Janges mulai browsing ini itu. Ketika menunggu loading selesai, Kang Janges iseng curi-curi pandang ke kursi di depannya. Ada dua orang muda-mudi juga sedang ngenet. Dari gerak-gerik nya, Kang Janges memastikan mereka muda-mudi yang pacaran. Ya kelihatan lah….(u know what i mean..:p).
Kang Janges jadi punya sebersit pikiran. Jam sepuluh masih asyik pacaran di warnet?. Hem, Kang Janges berargumen lebih lanjut. Emang ceweknya tidak kos?. Hem, seharusnya, jam 10, kos cewek udah tutup. Sebagai pembanding, Kos Kang Janges saja yang kos khusus cowok tutup pintu jam setengah 10. Ya, karena ada ibu kos nya. Kembali ke dua anak manusia yang pacaran. Kang Janges jadi inget dulu waktu masih SMA. Dia tidak boleh bermain malam hari. Setelah Magrib sampai pagi hari berikutnya adalah waktu untuk bersama keluarga. Kang Janges jadi bertanya-tanya, ini cewek nya apa ya udah ijin ke keluarga nya kalau pulang malam dengan alasan pacaran. Pertanyaan kemudian, apa ya orang tua nya mengijinkan?. Kang Janges jadi senyum sendiri, ah, udah bisa di tebak, kehidupan kos adalah kehidupan bebas, kehidupan yang anak kos punya kebebasan untuk pulang malam, dan perlu dicatat, pulang malam sekarang bukan monopoli anak lelaki, cewek pun sudah punya “hak emansipasi” untuk pulang malam. Begitu mungkin pikiran cewek yang sedang ngenet itu.
Jam sebelas malam, Kang Janges memutuskan pulang. Happy Hour dimulai, yang berarti sebentar lagi, asap rokok akan beredar di ruangan ini.
Kang Kanges pulang, dua muda-mudi masih asyik ngenet, Kang Janges tersenyum simpul. Hidup memang sudah berubah seiring waktu… (menjadi baik bagi yang bisa mengerem diri, dan menjadi buruk bagi yang kehilangan arah)….