Bukankah semua yang dinamakan perbedaan itu adalah hanya pandangan yang tidak sama?. Bukankah cerita cerita roman seringkali memang harus dibumbui dengan perbedaan?. Bukan  untuk menambah panjang bait-bait tutur dan alur, tapi untuk menambah keindahan dan keasyikan inti di dalamnya.

Bukan juga hati diciptakan untuk belajar bicara, hati diciptakan untuk merasa. Mungkin ini yang membuat seringkali tidak ada kata terucap, saat bersama, tapi hati ini seharusnya bisa membuat mu tahu dan mengerti, ada yang harus diungkapkan tanpa syair dan bait indah.

Jadi apa?. Apa yang harus dituliskan di sini, di ringkasan hidup ini?. Tak tahulah, hati ini sedang sibuk belajar bicara, agar esok, ketika mulut terdiam, sungkan mengungkap perasaan, hati ini akan bisa dengan lembut dan lantang nya bersuara, membuatmu paham, setidaknya mendengar,  kan arti perbedaan, menurutku.

Baiklah, sebuah perbedaan kadang memang harus disikapi dengan bijaksana. Tapi perbedaan juga kadang harus disikapi dengan tanya. Tanya, tentang siapa yang harus memaknai perbedaan?. Aku? Kamu? Kita ?. Yang pasti, tidak lah kita harus juga ikut berubah karena perbedaan dan menggapai persamaan. Biarkan perbedaan berjalan dengan seadaanya. Karena kita memang diciptakan berbeda. Itu saja…….

(* model oleh Rani Adhita Siregar.)