Ada yang kurang dalam kehidupan saya beberapa waktu terakhir ini. Saya kurang membaca. Buku-buku novel berdebu tak terurus (dan tentu saja tak terbaca). Koran (bahkan yang online, dimana saya hampir tiap hari online) juga jarang saya jamah. Mungkin karena nya, saya jadi agak kikuk dalam menulis di blog ini. Apa hubungannya? Jujur saja, menulis di blog, sejauh yang saya lakukan, seringkali adalah reaksi dari hasil membaca sesuatu. Maka ketika saya tidak lagi rajin membaca, maka blog ini jadi tidak berisi lagi. Tidak ada yang bisa update, karena tidak ada yang bisa dibahas, karena saya tidak punya banyak pilihan kata dan pilihan berita baru yang bisa ditulis dan dikomentari dengan jalan di tulis di blog.🙂. Sayang sekali..waktu terbuang untuk banyak hal yang kurang bermanfaat.

Dan malam ini, saya memperoleh nama Jon Favreau ketika membaca ulang tokoh-tokoh dunia tahun ini di time. Berumur 27 tahun, seorang penulis naskah pidato Obama. Ternyata inilah orang yang beberapa waktu yang lalu saya baca namanya ketika browsing situs berita online. Pemuda yang mungkin termasuk  sedikit orang yang mempunyai kemampuan luar biasa.

Cermati fakta ini:

Fast fact: Favreau wrote parts of Obama’s Inaugural Address on his laptop in a Starbucks. He fuels himself on double espressos and Red Bull.

Menarik bukan? Seorang yang memang talented seringkali dapat melaksanakan pekerjaan di mana saja, karena memang pekerjaan dinikmati layaknya sedang refreshing…mungkin🙂.

Ah, saya jadi ingin membaca banyak lagi artikel dan berita yang menjadikan otak ini jadi encer lagi…selamat membaca.🙂